Atasi Kulit Hitam di Area Sensitif

Atasi Kulit Hitam di Area Sensitif

Tanpa disadari warna kulit di beberapa bagian tubuh mengalami perubahan, terutama di daerah sensitif kewanitaan. Meskipun letaknya tersembunyi, namun warna hitam yang berada di daerah itu tetap mengganggu. Tapi kini ada solusinya dengan perawatan Pink Intimate System yang ditawarkan oleh Puraforma Clinic.

Salah satu dokter Puraforma Clinic Fanny Imannuddin menjelaskan, perubahan warna kulit disebabkan oleh padatnya rutinitas yang diikuti oleh kebiasaan buruk. Misalkan saja suka menahan buang air kecil atau tidak memperhatikan kebersihan celana dalam. Jika hal tersebut dilakukan terus menerus pasti bakal menimbulkan iritasi ringan pada kulit, dan efek berikutnya adalah kulit berubah jadi lebih gelap.

Perubahan warna sebagai tanda penuaan dini pada kulit itu wajar terjadi, terutama bagi mereka yang tinggal di iklim tropis. Selain terjadi pada daerah intim, perubahan warna kulit ini muncul di area kulit yang tipis seperti area ketiak, leher, selangkangan, puting payudara, atau lipatan tangan dan kaki juga cenderung mengalami proses penuaan lebih cepat.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Puraforma Clinic menawarkan treatment Pink Intimate System. Treatment ini bisa menjadi solusi non invasif yang ideal untuk mendapatkan kembali kemudaan dan pengencangan yang berkurang karena bertambahnya usia seseorang. Puraforma Pink intimate System menggabungkan bahan medical peeling yang aman yaitu MCA, kojic acid, glutathione, dan rucinol.

Hasil yang diperoleh dari treatment yang berasal dari Italia ini adalah pencerahan kulit area intim seperti area sekitar vagina, puting payudara, bawah ketiak, dan area gelap lainnya secara instan. Selain itu, juga menghaluskan kulit pada area yang sensitif sehingga kulit menjadi lebih sehat. Manfaat lainnya yaitu mengencangkan dan meremajakan kulit yang sensitif baik untuk pria maupun wanita.

Treatment yang dikerjakan selama 15 menit ini, menggunakan bahan-bahan yang natural seperti Urea Peroxide, Mono Chlor Acetic Acid sebagai media transport bahan aktif lainnya dengan optimal. “Tanpa rasa perih, iritasi bahkan nyeri saat mendapatkan treatment ini,” ungkap Fanny. Hasilnya bisa dirasakan setelah empat kali menjalani treatment Pink Intimate System.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *