move on

Susahnya “Move On” dari Mantan Suami

Berawal dari kisah pahit perceraian, Vivid Sambas mengajak orang-orang untuk kembali bangkit dengan menulis sebuah buku. Buku yang bertajuk Single Parent “Move On” tersebut dilaunching pada Sabtu 20 mei 2017 di Hotel Maxone Surabaya ini siap menemani serta menginspirasi pembaca untuk kembali bangkit dari keterpurukan perceraian.

“Buku ini merupakan self help book, buku ini juga membantu memulihkan diri, parenting, proses kebangkitan, meraih impian, dan di dalam buku ini juga banyak potongan adegan nyata,” ujar perempuan kelahiran 15 Mei 1975 itu saat melaunching bukunya.

Dalam acara itu, Vivid menuturkan perceraian adalah titik puncak dari rangkaian keputusan-keputusan yang buruk, berbagai ketidakbahagiaan dan kurangnya saling pengertian. ”Marah, terluka, kecewa,merasa tidak cukup dicintai, merasa tidak cukup berharga untuk dipertahankan, cemas akan masa depan keluarga dan anak, semua bercampur menjadi satu,” cerita vivid sambil menitikkan air mata.

Vivid berkata, penyebab perceraian tentu bermacam-macam. Namun ada benang merahnya yaitu emosi yang intens, perubahan yang signifikan baik dari segi materi dan immateri. Dengan berbagai fase yang bila tidak dijalani dengan kesadaran akan menuju kondisi yang lebih baik, bisa jadi malah ke kondisi keterpurukan.

Melalui buku yang dibuat selama 6 bulan itu Vivid ingin berbagi kisahnya tentang titik balik, Move On dari perceraiannya. Saat ia mampu memaafkan diri sendiri dan memaafkan mantan pasangan. Melalui buku yang secara Vivid ingin mengajak pembaca untuk menemukan solusi langkah yang mungkin selama ini belum terpikirkan dalam bertransformasi diri menjadi lebih baik lagi.

Buku yang garis besarnya dibuat hanya dalam waktu 12 jam ini ditunjukan Vivid kepada semua orang baik perempuan maupun pria, baik sebagai orang tua tunggal atau belum menjadi orang tua yang saat ini berjuang untuk move on. Hidup harus terus berjalan. ”Memang sangat sulit untuk move on, tapi harus yakin kita pasti bisa dan buat hidup Anda lebih baik lagi dengan selalu berpikir dan melakukan hal-hal positif,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *