Tren Hunian Vertikal Berkonsep Industrial Kian Diminati

Tren hunian vertikal kini semakin diminati masyarakat urban, termasuk Surabaya. Tak hanya kalangan ekonomi atas, tapi juga menengah. Konsep apartemen minimalis bertema industrialispun mulai bermunculan untuk mengambil pasar tersebut.

Salah satu pengembang yang mengincar ceruk pasar ini adalah Amega Development. Pengembang ini membangun apartemen Crown Residence di kawasan Tambak Oso, Gunung Anyar. Menurut Direktur Utama Amega Development Hadi Wijaya, pihaknya sengaja membangun apartemen untuk segmen menengah karena pasar ini cukup luas dibanding premium.

“Hunian di kelas menengah masih menjadi andalan pengembang di tengah kondisi pasar properti yang belum pulih. Dan saya kira pasar apartemen segmen menengah di Surabaya masih belum jenuh,” kata Hadi di sela peletakan batu pertama pembangunan Amega Crown Residence pada 29 Juli lalu.

Apartemen Amega Crown Residence di atas lahan seluas 6.861 meter persegi yang terdiri dari dua tower setinggi 12 lantai dan diisi 1.136 unit. Saat ini pembangunannya sudah masuk tahap peletakan batu pertama. Direncanakan topping off pada September 2018 dan pada 2019 pembangunan sudah rampung.

Ada tiga jenis tipe apartemen yang ditawarkan Amega Crown Residence. Type studio, type 2 bedroom, serta type loft dua lantai. Harga yang ditawarkan Rp 300 jutaan per unit. Meskipun dengan harga yang minim, fasilitas yang ditawarkan setara apartemen bintang lima. Antara lain tempat parkir yang luas, lapangan basket 3 on 3, kolam renang, Outdoor Gym, Children Playground, BBQ Area, Food court, serta lobby 2 lantai yang sangat luas sekelas hotel bintang lima.

Tak hanya itu, dari sisi lokasi, Amega Crown Residence berada di kawasan strategis. Lokasinya dekat dengan Bandara Juanda T3, berada di akses jalan lingkar tengah timur (MERR) dan lingkar luar timur (OERR) Surabaya yang saat ini telah dikebut pembangunannya oleh Pemerintah Kota Surabaya. Hal itu menjadi nilai plus tersendiri bagi yang ingin menjadikannya investasi.

Hadi menambahkan, sejak diluncurkan pada 23 Juli 2016, respon pembeli cukup bagus. Bahkan hingga saat ini penjualan sudah mencapai 65 persen. Hadi optimis, Amerta Crown Residence bakal sold old akhir tahun ini.

Untuk memberi kemudahan calon pembeli, Amega Development beragam pilihan pembelian. Mulai dari cash keras, inhouse dengan jangka waktu 12 bulan hingga 60 bulan, atau kredit kepemilikan apartemen (KPA) dengan DP 10 persen yang bisa diangsur hingga 24 bulan.

“Kami bekerja sama dengan China Constraction Bank Indonesia yang menawarkan KPA dengan bunga menarik, yakni 7,25 persen fixed 2 tahun, atau 7,5 persen fixed 3 tahun, dan bunga 7,99 persen fixed 5 tahun,” tandas Hadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *